Minyak kenanga (Cananga odorata) memiliki kandungan metabolit sekunder sebagai sumber antioksidan yang berkontribusi dalam mekanisme anti-aging yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula emulgel serum dengan sifat fisik dan stablitias sesuai kaidah farmasetis sediaan kosmetik. Metode yang digunakan dalam optimasi formula menggunakan Design Expert versi 13 yaitu Simplex Lattice Design (SLD) pada komposisi bahan carbopol, gliserin, dan TEA. Parameter yang diukur adalah pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat serta uji stabilitas freeze and thaw cycles. Hasil respon uji sifat fisik yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS one sample t-test dan paired t-test pada uji stabilitas. Hasil penelitian diperoleh bahwa komposisi formula optimal diperoleh dengan komponen carbopol 0,4762%, TEA 0,6644%, dan gliserin 5,66%. Sediaan emulgel serum yang diperoleh berwarna putih opaque, berbau khas minyak kenanga, dan homogen dengan viskositas 1133 ± 23,09 cP; pH sebesar 6,45 ± 0,18; daya sebar sebesar 6,43 ± 0,15 cm; daya lekat sebesar 1,42 ± 0,07 detik. Sediaan emulgel serum minyak kenanga memberikan hasil yang baik/stabil dalam uji stabiltas respon fisik yang dibuktikan dengan nilai signifikansi diatas 0,05.
Copyrights © 2026