Komunikasi sosial memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pelaksana program pengabdian. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat mendukung penguatan komunikasi sosial adalah program voluntrip yang menggabungkan aktivitas kerelawanan dan edukasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Voluntrip Penyaluran Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) Hasuna di Desa Buluh Cina serta menjelaskan perannya sebagai sarana komunikasi sosial dalam meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif (participatory approach), yaitu melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil menyalurkan Al-Qur'an kepada masjid, musala, dan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan fun games bersama adik-adik binaan dan wisata edukasi gajah mampu menciptakan interaksi yang positif antara relawan dan masyarakat. Program ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta membangun komunikasi yang lebih efektif antara relawan, masyarakat, dan pihak terkait. Dengan demikian, Program Voluntrip Penyaluran Al-Qur'an tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan komunikasi sosial dan kepedulian masyarakat.
Copyrights © 2026