Rendahnya pemahaman siswa mengenai perilaku antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas sebagai dasar perilaku antikorupsi. Kegiatan dilaksanakan di SMP Islam Al-Munawwaroh Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan 34 siswa kelas VII dan VIII. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi edukatif dan interaktif yang didukung observasi, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep antikorupsi ketika materi dikaitkan dengan pengalaman nyata di lingkungan sekolah. Siswa mulai memahami bahwa perilaku seperti mencontek, berbohong, dan tidak disiplin merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai antikorupsi. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran antikorupsi siswa.
Copyrights © 2026