Pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa calon pendidik, terutama ketika mereka memasuki matematika tingkat lanjut dan belajar mandiri di luar kelas. Penelitian ini mengkaji pengaruh Generative Artificial Intelligence (GenAI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis serta menjelaskan perannya sebagai Machine Presence dalam kerangka Community of Inquiry (CoI). Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Fase kuantitatif berupa kuasi-eksperimen melibatkan 69 mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar pada kelas eksperimen dan kontrol. Analisis ANCOVA menunjukkan bahwa intervensi GenAI berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Fase kualitatif melalui kuesioner CoI termodifikasi dan wawancara memperlihatkan bahwa Machine Presence bekerja sebagai tutor Socratic yang menyediakan scaffolding heuristik, membantu mahasiswa memeriksa inkonsistensi logis tanpa memberi jawaban komputasional instan, serta tetap menjaga otoritas Teaching Presence dosen. Temuan ini menegaskan bahwa GenAI, dengan batasan instruksional yang tepat, dapat menjadi mitra kognitif bagi mahasiswa perguruan tinggi dalam pembelajaran matematika lanjut yang menantang secara terarah.
Copyrights © 2026