Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendampingan Persiapan OSN Matematika 2025 bagi Siswa dan Guru SMP pada Materi Teori Bilangan Yusuf Ramadana; Syamsuddin Mas'ud; Rahmat Hidayat; Andika Saputra; Muhammad Syarifuddin Rahman
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.28

Abstract

Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan kompetisi akademik yang menuntut pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep matematika, termasuk kemampuan bernalar secara kritis dan analitis. Untuk meningkatkan kualitas peserta dari wilayah Sulawesi Selatan, telah dilaksanakan kegiatan pendampingan persiapan OSN 2025 pada bidang Matematika dengan fokus pada materi Teori Bilangan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat penguasaan konsep dasar dan lanjutan teori bilangan, melatih kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal-soal berbasis penalaran, serta memberikan pembekalan kepada guru pembimbing mengenai strategi pelatihan yang efektif. Pendampingan diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 1 Juni 2025 dan diikuti oleh 23 peserta yang terdiri atas siswa dan guru pembimbing dari berbagai sekolah. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, masing-masing berdurasi dua jam, dengan penyampaian materi oleh mentor yang berpengalaman dalam bidang teori bilangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi yang diberikan dengan cukup baik, meskipun jumlah pertanyaan yang muncul selama sesi masih terbatas. Walaupun demikian, peserta tetap menunjukkan keterlibatan aktif, terlihat dari respons mereka terhadap koreksi dan penjelasan yang diberikan selama proses pemaparan. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta dalam menghadapi OSN, khususnya pada materi teori bilangan, serta memperkuat keberlanjutan program pembinaan matematika di daerah.
Pendampingan Persiapan OSN Matematika 2025 bagi Siswa dan guru SMP pada materi Aljabar Yusuf Ramadana; Syamsuddin Mas’ud; Rahmat Hidayat; Andika Saputra; Muhammad Syarifuddin Rahman
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku3978

Abstract

Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan ajang kompetisi ilmiah yang menuntut penguasaan konsep matematika secara mendalam serta kemampuan berpikir kritis dan analitis. Untuk mendukung peningkatan kualitas peserta dari wilayah Sulawesi Selatan, telah dilaksanakan kegiatan pendampingan persiapan OSN 2025 pada bidang Matematika untuk materi Aljabar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman materi, melatih keterampilan problem solving, serta membekali guru pembimbing dengan strategi pembinaan yang efektif. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 31 Mei 2025 dan diikuti oleh 23 peserta yang terdiri atas siswa dan guru pembimbing dari berbagai sekolah. Pendampingan berlangsung dalam dua sesi, masing-masing berdurasi dua jam, dengan materi disampaikan oleh mentor berpengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta cukup memahami materi yang disampaikan, meskipun interaksi berupa pertanyaan masih terbatas. Kendati demikian, keterlibatan peserta tetap aktif, terlihat dari respons terhadap kesalahan penulisan yang muncul selama sesi berlangsung. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesiapan peserta menghadapi OSN serta mendorong keberlanjutan program pembinaan di daerah.
Exploring Visual Spatial Intelligence: How Students Approach Geometry Problem Solving Muhammad Syarifuddin Rahman; Nurfaida Tasni; Haruna Abubakar Haruna; Cris T. Zita; Andi Asrifan
Sriwijaya University Learning and Education International Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Sriwijaya University Learning and Education International Journal
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/v232hf34

Abstract

The purpose of this study was to describe the application of students' visual-spatial intelligence in solving geometry problems. Visual-spatial intelligence refers to an individual's ability to understand, visualize, and manipulate information in visual and spatial forms. This study employed a qualitative approach with a descriptive-analytical method. Data were collected using geometry test items and interview protocols, and analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students' imagination skills in visualizing geometric shapes and understanding dimensional changes were still suboptimal. While students were able to recognize mathematical patterns and correctly apply volume formulas, they experienced difficulties in representing overall changes in volume. These results highlight the need for more effective instructional strategies to enhance students' visual-spatial intelligence, enabling them to solve more complex geometry problems with greater accuracy and understanding.
Pengaruh pembelajaran matematika berbantuan generative artificial intelligence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa Fajar Arwadi; Muhammad Syarifuddin Rahman; Wayan Rumite
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.4064

Abstract

Pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa calon pendidik, terutama ketika mereka memasuki matematika tingkat lanjut dan belajar mandiri di luar kelas. Penelitian ini mengkaji pengaruh Generative Artificial Intelligence (GenAI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis serta menjelaskan perannya sebagai Machine Presence dalam kerangka Community of Inquiry (CoI). Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Fase kuantitatif berupa kuasi-eksperimen melibatkan 69 mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar pada kelas eksperimen dan kontrol. Analisis ANCOVA menunjukkan bahwa intervensi GenAI berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Fase kualitatif melalui kuesioner CoI termodifikasi dan wawancara memperlihatkan bahwa Machine Presence bekerja sebagai tutor Socratic yang menyediakan scaffolding heuristik, membantu mahasiswa memeriksa inkonsistensi logis tanpa memberi jawaban komputasional instan, serta tetap menjaga otoritas Teaching Presence dosen. Temuan ini menegaskan bahwa GenAI, dengan batasan instruksional yang tepat, dapat menjadi mitra kognitif bagi mahasiswa perguruan tinggi dalam pembelajaran matematika lanjut yang menantang secara terarah.
Profil Pemahaman Konseptual Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Dasar Muhammad Syarifuddin Rahman
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemahaman konseptual siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan perbedaan tingkat kemampuan dasar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek tiga siswa SMP yang masing-masing mewakili kategori kemampuan dasar matematika tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling berdasarkan hasil tes kemampuan dasar matematika dan rekomendasi guru. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan dasar matematika, tes pemahaman konseptual pada materi sistem persamaan linear dua variabel, serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis kualitatif interaktif dan analisis tematik berdasarkan indikator pemahaman konseptual dan tahapan pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan dasar matematika tinggi memiliki pemahaman konseptual yang utuh dan terintegrasi pada setiap tahapan pemecahan masalah, siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemahaman konseptual yang bersifat parsial dan belum konsisten, sedangkan siswa dengan kemampuan dasar matematika rendah memiliki pemahaman konseptual yang sangat terbatas. Penelitian ini memberikan gambaran rinci mengenai karakteristik pemahaman konseptual siswa pada setiap tingkat kemampuan dasar matematika di setiap tahapan pemecahan masalah, yang belum banyak diungkap secara mendalam dalam kajian sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat kemampuan dasar matematika berimplikasi langsung terhadap kualitas pemahaman konseptual siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
Revitalisasi Kesadaran Kesehatan Jasmani dan Respons Fisiologis melalui Program KKN Tematik di Kabupaten Soppeng A. Rini Tri Wahyuni; St. Zulaiha Nurhajarurahmah; Nurhaita Nurhaita; Fifi Ardiyanti; Muhammad Syarifuddin Rahman
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok masyarakat yang rentan mengalami penurunan kondisi fisik dan kesehatan akibat proses penuaan, salah satunya karena berkurangnya aktivitas jasmani. Kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kebugaran tubuh pada lansia berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular dan penurunan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi kesadaran kesehatan jasmani pada masyarakat lansia melalui implementasi program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) oleh mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui kegiatan Senam Lansia dan pendampingan gaya hidup sehat berbasis komunitas. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan edukator dalam mengedukasi peserta mengenai pentingnya aktivitas jasmani, kebugaran, serta pengukuran kesehatan sederhana menggunakan prinsip numerik dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme dan partisipasi lansia terhadap kegiatan jasmani rutin, serta meningkatnya kesadaran akan manfaat aktivitas fisik terhadap kesejahteraan tubuh dan sosial. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak edukatif bagi mahasiswa dalam mengintegrasikan kemampuan analitis dan kuantitatif ke dalam aktivitas sosial yang humanis. Implementasi KKN-T ini terbukti efektif dalam menumbuhkan budaya hidup sehat dan kolaboratif di kalangan masyarakat lansia, sekaligus memperkuat kontribusi tridarma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian berbasis pemberdayaan komunitas.
Integrasi Etnomatematika Bugis–Makassar pada Materi Trigonometri: Program PKM untuk Siswa Madrasah Aliyah DDI Baru Baru Tanga Abdul Majid; Muhammad Syarifuddin Rahman; Achmad Abdurrachman; Syamsinar Syamsinar; Yonathan S Pasinggi
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/6d48pm43

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk mengintegrasikan unsur‐unsur budaya Bugis–Makassar ke dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi trigonometri bagi siswa Madrasah Aliyah DDI Baru Baru Tanga. Selama ini trigonometri dianggap abstrak dan sulit dipahami siswa karena kurangnya pendekatan kontekstual yang dekat dengan pengalaman budaya mereka. Melalui program ini, tim pelaksana mengimplementasikan konsep etnomatematika dengan menggunakan objek budaya lokal seperti struktur rumah panggung Bugis, kemiringan tangga tradisional, bentuk layar perahu pinisi, serta pola ukiran kajang sebagai media pengenalan konsep perbandingan trigonometri. Metode pelaksanaan meliputi workshop, demonstrasi, praktik lapangan, penyusunan LKPD berbasis budaya lokal, dan evaluasi pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dasar sinus, cosinus, dan tangen, serta meningkatnya ketertarikan siswa dalam mempelajari matematika melalui media budaya mereka sendiri. Selain itu, siswa menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran karena merasa budaya daerahnya dihargai dalam kegiatan belajar. Program PkM ini membuktikan bahwa integrasi etnomatematika Bugis–Makassar efektif dalam memperkuat pemahaman konsep abstrak trigonometri sekaligus menumbuhkan rasa identitas budaya pada peserta didik.
Pendampingan Edukatif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah melalui Pelatihan dan Kompetisi Matematika pada Siswa SMP Negeri 3 Takalar Nur Qadriana Ramadani Iqbal; Muhammad Syarifuddin Rahman; Andi Eka Kartika; Haerul Amri; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ngv95h84

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pendampingan edukatif dalam kegiatan Pelatihan dan Lomba Matematika (PLM) yang diselenggarakan oleh MEC RAKUS Makassar di Kabupaten Takalar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika non-rutin, khususnya yang berbasis kompetisi dan menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi. Pendampingan edukatif dirancang sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan kompetensi siswa dan praktik pembelajaran yang masih berorientasi pada soal rutin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi penguatan konsep matematika, latihan soal berbasis olimpiade, serta simulasi kompetisi yang dilaksanakan secara intensif. Subjek kegiatan adalah 30 siswa tingkat SMP yang mengikuti program PLM. Instrumen yang digunakan berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 66,87 pada pre-test menjadi 77,30 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan standar deviasi dari 13,032 menjadi 9,513 yang menunjukkan peningkatan pemerataan kemampuan siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendampingan edukatif yang terintegrasi dengan pengalaman kompetisi efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif sekaligus kesiapan mental siswa. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program PLM dapat menjadi model pembinaan matematika nonformal yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, strategi pemecahan masalah, serta kepercayaan diri siswa dalam menghadapi kompetisi matematika secara berkelanjutan dan adaptif.