Kegiatan pengelasan memiliki potensi bahaya tinggi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan jika tidak disertai dengan praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sebagai calon tenaga kerja industri, mahasiswa teknik mesin harus memiliki pengetahuan dan kesadaran tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa besar pengaruh pendidikan K3 pengelasan terhadap pemahaman dan kesadaran keselamatan siswa Teknik Mesin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melakukan observasi, memberikan instruksi K3, dan mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah pendidikan. Penelitian menunjukkan bahwa instruksi K3 pengelasan efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya pengelasan, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan prosedur kerja aman. Oleh karena itu, instruksi K3 pengelasan harus diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan pengelasan di sekolah.
Copyrights © 2026