Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun budaya literasi melalui pendirian Pondok Baca di Desa Neotonda, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadya Maumere . Latar belakang program ini diangkat dari rendahnya minat baca anak-anak desa serta terbatasnya akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas literasi. Pondok baca menjadi solusi nyata dalam menghadirkan ruang belajar nonformal yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak usia 6–12 tahun, baik yang masih bersekolah maupun tidak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, penguatan budaya literasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilakukan setiap sore, kecuali hari Minggu, dengan berbagai aktivitas seperti membaca, berdiskusi, mendongeng, menulis, dan bermain edukatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri anak-anak. Selain itu, dukungan masyarakat dan keterlibatan orang tua turut memperkuat keberhasilan program ini. Pondok baca terbukti tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi dasar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kolaborasi, kedisiplinan, dan semangat belajar sepanjang hayat. Program pondok baca Desa Neotonda penting untuk membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter sejak dini lewat literasi.
Copyrights © 2026