Penelitian ini mengkaji strategi yang digunakan oleh Guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII di SMPN 1 Terara Lombok Timur. Kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter siswa yang berdampak langsung pada keberhasilan akademik dan hubungan sosial mereka. Guru Bimbingan dan Konseling berperan strategis dalam mengarahkan dan membimbing siswa untuk mematuhi aturan serta norma-norma yang diberlakukan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan melibatkan tiga pendekatan yaitu ; preventif, represif, dan kuratif. Implementasi dari strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat kedisiplinan siswa di sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang lebih teratur dan kondusif. Penelitian ini menyarankan agar sekolah terus mendukung peran Guru Bimbingan dan Konseling dengan memberikan pelatihan berkelanjutan dan fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling khususunya di sekolah dan mayarakat pada umumnya.
Copyrights © 2026