Jimulti
Vol. 2 No. 3 (2026): Juni 2026

Metode Bermain Balok Terhadap Pengenalan Bentuk Geometri Pada Kognitif Anak Usia Dini

Alfa Rohmatin (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur)
Saniah Maryam A (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur)
Diza Aulia Ramadhanty (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur)
Nida Wida Wati (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terhambatnya perkembangan kognitif anak usia dini, khususnya dalam mengenalkan bentuk-bentuk geometri pada anak di RA Khoirunnisa. Rendahnya kemampuan anak dalam mengenali, membedakan, dan mengelompokkan bentuk geometri menunjukkan perlunya metode pembelajaran yang lebih konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode bermain balok, karena memberikan pengalaman belajar langsung melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan kognitif anak usia dini melalui metode bermain balok dalam mengenalkan bentuk-bentuk geometri di RA Khoirunnisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di RA Khoirunnisa dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak Kelompok A. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu anak yang terindikasi mengalami hambatan pada perkembangan kognitif. Jenis data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui teknik observasi secara langsung terhadap aktivitas anak selama pembelajaran menggunakan metode bermain balok. Instrumen penelitian mengacu pada indikator perkembangan kognitif berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) Kurikulum 2013 dengan skala ordinal, yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 29 melalui analisis statistik deskriptif yang meliputi mean, median, modus, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak melalui metode bermain balok berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan nilai mean sebesar 3,1333, median 3,0000, modus 3,00, dan standar deviasi 0,74322. Hasil distribusi frekuensi menunjukkan bahwa sebanyak 46,7% anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 33,3% Berkembang Sangat Baik (BSB), dan 20,0% Mulai Berkembang (MB), tanpa adanya anak pada kategori Belum Berkembang (BB). Dengan demikian, metode bermain balok dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengenalkan bentuk-bentuk geometri sekaligus mendukung perkembangan kognitif anak usia dini melalui pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jimulti

Publisher

Subject

Education Other

Description

JIMULTI: Jurnal Ilmu Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, kajian pustaka, studi kasus, hingga analisis konseptual yang membahas berbagai isu pendidikan dari perspektif ...