Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan moneter dan fiskal memengaruhi tingkat pengangguran dan bagaimana pengaruhnya terhadap hiperinflasi dan pendapatan nasional. Proses yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang melibatkan pemeriksaan berbagai materi yang relevan dengan subjek makroekonomi, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan makalah penelitian. Untuk memahami hubungan antar variabel yang diteliti, digunakan analisis deskriptif data sekunder. Temuan diskusi menunjukkan bahwa, melalui mekanisme transmisi ekonomi, kebijakan moneter dan fiskal secara signifikan memengaruhi tingkat pengangguran. Penurunan tingkat pengangguran berdampak pada peningkatan pendapatan nasional, namun berpotensi meningkatkan inflasi dalam jangka pendek. Sebaliknya, kebijakan yang tidak tepat dapat memperburuk kondisi pengangguran dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, untuk memaksimalkan pencapaian stabilitas ekonomi, koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sangat penting. Kesimpulannya, kebijakan moneter dan fiskal yang tepat dan terkoordinasi mampu menekan pengangguran, meningkatkan pendapatan nasional, serta menjaga stabilitas inflasi dalam perekonomian.
Copyrights © 2026