Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Teaching Factory kuliner berbasis bakery kopi lokal sebagai model pembelajaran vokasi dan strategi pemberdayaan masyarakat di SMK Negeri Wonosalam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada Februari hingga Mei 2026 di SMK Negeri Wonosalam, Kabupaten Jombang. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru produktif, peserta didik, mitra industri, petani kopi, dan pelaku usaha mikro yang terlibat dalam kegiatan Teaching Factory. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Teaching Factory berbasis bakery kopi lokal mampu mengintegrasikan pembelajaran dengan proses produksi nyata yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta didik terlibat secara aktif dalam perencanaan produksi, pengolahan bahan baku, pengendalian mutu, pengemasan, pemasaran, dan pelayanan konsumen sehingga kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta jiwa kewirausahaan berkembang secara positif. Pemanfaatan kopi lokal Wonosalam sebagai bahan baku utama juga mendorong pengembangan produk yang memiliki nilai tambah ekonomi dan memperkuat identitas daerah. Selain itu, keterlibatan petani kopi, pelaku UMKM, dan mitra industri membangun kemitraan yang produktif antara sekolah dan masyarakat sehingga Teaching Factory berkontribusi dalam penguatan pendidikan vokasi, pengembangan potensi lokal, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026