Usaha ternak ayam kampung berpeluang mendukung ketersediaan protein hewani dan pendapatan keluarga pedesaan. Namun, pengembangannya masih terkendala pola pemeliharaan tradisional, pemberian pakan seadanya, sanitasi kandang yang belum teratur, pencegahan penyakit yang lemah, dan pencatatan usaha yang terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola ternak ayam kampung melalui program KKN di Nagari Guguak VIII Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui observasi awal, diskusi masyarakat, sosialisasi peluang usaha, pelatihan manajemen pakan dan kandang, pendampingan praktik, serta evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai pakan seimbang, sanitasi kandang, pencegahan penyakit, dan pencatatan sederhana. Program ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa ternak ayam kampung dapat dikembangkan sebagai usaha produktif rumah tangga. Keberlanjutan program memerlukan dukungan pemerintah nagari, penyuluh, dan kelompok usaha peternak.
Copyrights © 2026