Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pengangguran terhadap pendapatan nasional dan inflasi dalam perspektif makroekonomi di Indonesia. Variabel utama dalam penelitian ini meliputi tingkat pengangguran, pendapatan nasional yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB), serta inflasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder berupa time series yang diperoleh dari lembaga resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier untuk melihat hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran memiliki pengaruh negatif terhadap pendapatan nasional, di mana peningkatan pengangguran menyebabkan penurunan output ekonomi. Sementara itu, hubungan antara pengangguran dan inflasi menunjukkan hasil yang tidak konsisten, tergantung pada kondisi ekonomi yang terjadi. Inflasi juga terbukti memiliki pengaruh terhadap pendapatan nasional, terutama melalui daya beli masyarakat dan tingkat investasi. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang saling terkait dan membentuk dinamika ekonomi yang kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi makro serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif untuk menekan pengangguran, menjaga stabilitas inflasi, dan meningkatkan pendapatan nasional.
Copyrights © 2026