Masyarakat Suku Baduy Dalam masih memanfaatkan tumbuhan obat tradisional untuk pengobatan penyakit secara turun-temurun di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Obat tradisional adalah ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat Suku Baduy Dalam memanfaatkan tumbuhan obat sebagai penambah stamina.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif, yaitu dengan wawancara mendalam (open-ended interview) kepada 9 informan dari masyarakat Suku Baduy Dalam dan metode kualitatif dengan perhitungan parameter nilai Use Value (UV) & Informant Consensus Factor (ICF). Hasilnya menunjukkan bahwa Capeu adalah tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai penambah stamina, dengan banyaknya penggunaan UV mencapai 0,66. Ini berarti, semakin tinggi nilai UV (mendekati 1), semakin banyak tumbuhan tersebut digunakan. Didapatkan hasil perhitungan nilai ICF sebesar 0,491 yang berarti tidak terjadi pertukaran antar informan mengenai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai tonik.
Copyrights © 2026