Rahmawati Wahyuning Utami
Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Etnofarmasi Tanaman Berkhasiat Sebagai Tonik di Suku Baduy Dalam, Kabupaten Lebak, Banten Reisya Diancayudha; Yoshelina Setyaningrum; Annisak Diana Agustun; Rara Wulandari Widagdo; Rahmawati Wahyuning Utami; Mezaluna Aprilia; Hafis Ridho Kurniawan; Muhammad Hilmi Afthoni
Tinctura Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v7i2.9167

Abstract

Masyarakat Suku Baduy Dalam masih memanfaatkan tumbuhan obat tradisional untuk pengobatan penyakit secara turun-temurun di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Obat tradisional adalah ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat Suku Baduy Dalam memanfaatkan tumbuhan obat sebagai penambah stamina.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif, yaitu dengan wawancara mendalam (open-ended interview) kepada 9 informan dari masyarakat Suku Baduy Dalam dan metode kualitatif dengan perhitungan parameter nilai Use Value (UV) & Informant Consensus Factor (ICF). Hasilnya menunjukkan bahwa Capeu adalah tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai penambah stamina, dengan banyaknya penggunaan UV mencapai 0,66. Ini berarti, semakin tinggi nilai UV (mendekati 1), semakin banyak tumbuhan tersebut digunakan. Didapatkan hasil perhitungan nilai ICF sebesar 0,491 yang berarti tidak terjadi pertukaran antar informan mengenai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai tonik.