Keberadaan bimbingan konseling khususnya konselor sekolah memegang peranan yang penting untuk membantu siswa dalam mengatasi degradasi moral dan karakter. Character Solution Internasional (CSI) memiliki peran sebagai konselor sekolah serta bertanggung jawab untuk membantu siswa dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif dan tujuan penelitian untuk mengetahui peran Character Solution Internasional (CSI) dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual siswa buddhis di SD My Little Island Malang serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 12 orang dan data yang diperoleh melalui rekaman suara kemudian diubah menjadi tulisan, dan selanjutnya dilakukan filtrasi data. Lebih lanjut, data dianalisis sesuai topik-topik yang berkaitan dengan tujuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Character Solution Internasional (CSI) berperan aktif dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual siswa buddhis melalui program Morning Devotion. Terdapat faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Morning Devotion di SD My Little Island Malang. Faktor pendukungnya, yaitu kebijakan sekolah yang mendukung, dukungan dari guru dan staf sekolah, partisipasi aktif siswa, fasilitas yang memadai, materi yang relevan dan menarik, waktu yang tepat, dukungan orang tua, dan dukungan dari pihak CSI. Sedangkan faktor penghambatnya, yaitu kurangnya kesadaran dan komitemen dari pihak sekolah, guru, dan siswa, fasilitas yang tidak memadai, masalah pengaturan logistik, kemajemukan latar belakang siswa, tingkat keyakinan dan pengetahuan siswa, dan keterbatasan waktu.
Copyrights © 2026