Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan dokumen secara manual yang tidak terstruktur. Penelitian kualitatif berbasis data sekunder ini mengkaji peningkatan efisiensi siklus hidup dokumen melalui penerapan manajemen kearsipan digital berbasis cloud. Analisis menunjukkan bahwa sistem cloud dapat mempercepat pencarian dokumen, meringankan beban administrasi, meningkatkan akuntabilitas, serta mengurangi risiko kehilangan arsip. Keberhasilan penerapan ini sangat bergantung pada tata kelola yang baik, meliputi klasifikasi dokumen, konvensi penamaan, kontrol akses, dan kebijakan retensi. Data makro menyebutkan penetrasi internet Indonesia diproyeksikan mencapai 80,66% (229,43 juta pengguna) pada 2025, sementara terdapat 64,2 juta UMKM yang menyumbang 61,07% terhadap PDB. Meski demikian, adopsi digital belum sepenuhnya mendukung peningkatan tata kelola. Oleh karena itu, kearsipan berbasis cloud harus dipandang sebagai strategi penguatan manajemen UMKM, bukan sekadar adopsi teknologi.
Copyrights © 2026