Kemacetan lalu lintas terjadi di jalan arteri utama akibat peningkatan volume lalu lintas di segmen jalan Ngujang di Kabupaten Tulungagung. Titik kemacetan tersebut menyebabkan kemacetan lebih lanjut, memaksa beberapa kendaraan untuk memperlambat laju. Kemacetan terjadi karena kurangnya modifikasi atau peningkatan infrastruktur transportasi, seperti jalan dengan lebar konstan, meskipun volume kendaraan terus meningkat. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan strategi yang mengatasi masalah ini melalui alternatif yang sesuai dengan konteks yang sedang diteliti. Studi ini memerlukan pengumpulan data volume dan kecepatan lalu lintas melalui penilaian lapangan kondisi saat ini yang dilakukan selama tiga hari: Senin, 16 Juni 2025; Rabu, 18 Juni 2025; dan Sabtu, 21 Juni 2025. Pendekatan penilaian ini menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015. Hasil survei menunjukkan volume lalu lintas rata-rata sebesar 2.339,19 skr/jam pada Senin, 16 Juni 2025; 2.267,18 skr/jam pada Rabu, 18 Juni 2025; dan 1.905,79 skr/jam pada Sabtu, 21 Juni 2025. Kecepatan rata-rata adalah 39,9 km/jam, dan dengan tingkat saturasi (DJ) sebesar 0,8739, tingkat layanan diklasifikasikan sebagai E. Kata kunci: Karakteristik Lalu Lintas, Volume Lalu Lintas, Derajat Kejenuhan (DJ), Tingkat Pelayanan Jalan (LOS).
Copyrights © 2026