Mushalla Mutiara Hikmah, yang terletak di kawasan perumahan baru, tidak memiliki kapasitas internal untuk mengelola upacara pemakaman Islam dan bergantung pada lembaga eksternal. Situasi ini menunjukkan perlunya memperkuat keterampilan masyarakat dalam memenuhi kewajiban fardhu kifayah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai hukum Islam terkait pemakaman serta mengembangkan keterampilan praktis dalam memandikan, menyelimuti, mendoakan, dan menguburkan jenazah. Program ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR), yang terdiri dari beberapa tahap: mengamati kondisi masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan, merencanakan tindakan, memberikan pelatihan teoritis dan praktis, serta melakukan evaluasi partisipatif. Kuliah interaktif, demonstrasi, dan praktik kelompok secara langsung digunakan untuk memastikan transfer pengetahuan dan keterampilan yang efektif. Dua puluh peserta mengikuti pelatihan dan menunjukkan peningkatan yang jelas baik dalam pengetahuan maupun keterampilan praktis, terutama dalam memandikan dan mengkafani jenazah. Terlihat peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan pemakaman, yang mengarah pada pembentukan Tim Pengelolaan Pemakaman internal. Pelatihan ini memperkuat kapasitas sosial-keagamaan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada layanan eksternal. Pelatihan ini secara efektif membekali peserta untuk melaksanakan ritual pemakaman yang esensial dan mendukung pembentukan pengelolaan internal yang berkelanjutan untuk kebutuhan di masa depan.
Copyrights © 2026