Sensus harian merupakan proses penting dalam pencatatan dan penghitungan jumlah pasien yang masuk dan keluar dari suatu unit rawat inap, juga untuk melengkapi catatan medis dan formulir pelayanan rumah sakit. Ditemukan masalah ketidaksesuaian data pada pencatatan sensus harian rawat inap di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Sebesar 32% pada bulan Februari tahun 2023, 35% pada bulan Maret tahun 2023, dan 61% pada bulan Mei tahun 2023. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian data pada pengisian sensus harian rawat inap, dengan mempertimbangkan predisposing factors, enabling factors, dan reinforcing factors. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 3 perawat ruangan, 1 admin, 1 petugas pengolahan data, dan kepala instalasi rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada predisposing factor perawat kurang responsif terhadap ketidaksesuaian data pada sensus harian, pada enabling factor sistem yang masih manual menjadi penyebab utama masalah ketidaksesuaian data, dan pada reinforcing factor implementasi SOP kurang sesuai, tidak ada reward, sosialisasi tidak menyeluruh, SOP yang belum rinci. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan mencakup cross-check data oleh perawat, pengawasan langsung oleh kepala instalasi, pengadaan sistem elektronik, pemberian reward, dan revisi SOP untuk memperjelas prosedur pengisian sensus harian
Copyrights © 2025