Rumah Sakit Daerah Balung telah beroperasi sejak tahun 1940 dan diakui sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan dan rumah sakit primer. Namun, peningkatan jumlah kunjungan pasien telah menyebabkan masalah dalam penyimpanan rekam medis, dimana rak-rak penyimpanan tidak lagi mampu menampung semua dokumentasi dengan baik. Akibatnya, banyak rekam medis yang masih aktif ditumpuk secara tidak teratur di lantai, meningkatkan risiko kerusakan atau kebasahan dokumen tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat membantu manajemen rekam medis di Rumah Sakit Daerah Balung, terutama dalam proses retensi. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode waterfall, yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan pengguna, desain aplikasi, implementasi, dan pengujian. Kebutuhan pengguna didapatkan melalui wawancara dengan petugas retensi dan studi dokumen SOP retensi RSD Balung. Berbagai desain seperti diagram flowchart, DFD, rancangan database, dan mockup digunakan sebagai dasar untuk pengembangan aplikasi. Aplikasi retensi ini, yang dikembangkan menggunakan framework Laravel berbasis website, akan membantu petugas dalam menentukan rekam medis yang perlu diretensi, memantau status rekam medis, serta mencetak berita acara secara otomatis
Copyrights © 2025