Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Ketergantungan masyarakat terhadap beras putih sebagai pangan pokok berkontribusi pada tingginya asupan karbohidrat berindeks glikemik tinggi yang berpotensi memicu lonjakan kadar gula darah. Pemanfaatan pangan lokal seperti rumput laut dan sagu menjadi alternatif potensial dalam upaya pencegahan diabetes. Rumput laut memiliki kandungan serat dan senyawa bioaktif yang mampu memperlambat penyerapan glukosa, sedangkan sagu memiliki indeks glikemik rendah serta mengandung pati resisten yang bermanfaat bagi pengendalian gula darah. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya diabetes, manfaat pangan lokal, dan pengenalan inovasi beras analog berbahan dasar rumput laut dan sagu. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hubungan pangan dengan risiko diabetes serta meningkatnya minat masyarakat untuk mencoba beras analog sebagai alternatif pangan yang lebih sehat.
Copyrights © 2026