Dari perspektif ekonomi syariah, penelitian ini mengkaji perilaku pelanggan muslim terhadap produk UMKM berbasis halal dalam rantai pasok halal. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur yang relevan bersama wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dengan sepuluh konsumen muslim yang tinggal di wilayah Cirebon yang memiliki pengalaman mengonsumsi produk halal yang diproduksi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Data dianalisis secara deskriptif setelah dikumpulkan melalui WhatsApp dari hasil wawancara. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesadaran akan kehalal, tingkat religiusitas, sertifikasi halal, kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, dan transparansi informasi adalah faktor utama yang mempengaruhi perilaku konsumen muslim. Rantai pasokan halal yang menampilkan bahan baku halal, proses produksi yang higienis, penyimpanan dan distribusi yang sesuai dengan syariah, dan ketertelusuran produk telah terbukti meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap UKM. Dalam kerangka ekonomi berbasis Syariah, perilaku konsumen semacam itu mewujudkan realisasi tujuan Syariah maqashid, yang mencakup hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-'aql, hifz al-mal, dan hifz an-nasl. Oleh karena itu, pembentukan rantai pasok halal muncul sebagai keharusan strategis untuk meningkatkan daya saing dan mempertahankan kelangsungan hidup UKM halal.
Copyrights © 2026