Sampah merupakan isu lingkungan yang menjadi isu nasional. Sampah organik dapat diolah lebih lanjut menjadi ekoenzim yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya pada kelompok dasawisma Mawar. Kegiatan pengolahan sampah belum pernah dilakukan pada kelompok dasawisma mawar. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan tahapan meliputi perencanaan, aksi, pengamatan, evaluasi/refleksi. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu persentase pemberdayaan masyarakat setelah kegiatan pengolahan sampah organik sebesar 94,58% dengan kriteria pemberdayaan masyarakat tinggi. Persentase peningkatan pemberdayaan masyarakat sebesar 92%. Persentase pengurangan sampah sebesar 88,23%.
Copyrights © 2026