Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan senam irama melalui penerapan pendekatan deep learning pada siswa kelas VII C SMP Negeri 21 Pontianak Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa yang terdiri atas siswa laki-laki dan perempuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan senam irama, lembar observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan mengacu pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) PJOK sebesar 75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan senam irama siswa setelah diterapkannya pendekatan deep learning. Ketuntasan belajar siswa pada prasiklus sebesar 42,86%, meningkat menjadi 71,43% pada siklus I, dan mencapai 94,29% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga mengalami peningkatan dari 69,29 pada prasiklus menjadi 77,29 pada siklus I dan 83,57 pada siklus II.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dapat meningkatkan keterampilan senam irama siswa kelas VII C SMP Negeri 21 Pontianak. Pendekatan ini mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, memperkuat pemahaman gerak, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menampilkan rangkaian gerakan senam irama secara lebih baik.
Copyrights © 2026