Kebugaran jasmani merupakan aspek fundamental dalam menunjang kualitas hidup remaja, terutama pada usia sekolah menengah atas yang berada dalam masa transisi menuju kedewasaan. Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan tingkat kebugaran jasmani siswa putra SMA Muhammadiyah 1 Kota Surakarta dengan mengacu pada hasil Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive, yaitu siswa putra berusia 15–17 tahun yang berdomisili dalam radius 500 meter dari sekolah. Data dikumpulkan melalui lima jenis tes TKPN, yaitu tes indeks massa tubuh (IMT), pacer test, test sit up, test squat thrust dan test v sit and reach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kebugaran dalam kategori baik, dengan capaian tertinggi pada aspek kecepatan dan kekuatan otot, serta capaian terendah pada aspek kelentukan. Temuan ini mengindikasikan perlunya penyesuaian dalam program pendidikan jasmani, khususnya penguatan pada komponen fleksibilitas dan daya tahan. Kesimpulan menunjukkan pentingnya pemanfaatan hasil TKPN sebagai dasar pengembangan kurikulum dan kebijakan pembinaan kebugaran jasmani di lingkungan sekolah menengah.
Copyrights © 2025