Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto untuk memprediksi tingkat risiko putus sekolah siswa di MAS Al-Washliyah Parlakitangan. Variabel yang digunakan meliputi kehadiran, nilai akademik, kondisi ekonomi, dan motivasi belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui dokumentasi sekolah. Analisis dilakukan melalui tahapan fuzzifikasi, pembentukan aturan inferensi (rule base), perhitungan α-predikat, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan tingkat risiko putus sekolah. Sistem diimplementasikan dalam aplikasi berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto mampu menghasilkan prediksi risiko putus sekolah secara objektif dan sesuai dengan hasil perhitungan manual. Sistem yang dikembangkan mempermudah pihak sekolah dalam mengidentifikasi siswa dengan tingkat risiko rendah, sedang, maupun tinggi sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dan penyusunan strategi pencegahan putus sekolah secara lebih cepat dan tepat.
Copyrights © 2026