Ketidakstabilan ekonomi rumah tangga di pedesaan dipengaruhi rendahnya literasi keuangan dan kemampuan mengelola risiko. Ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga umumnya masih mengandalkan cara intuitif tanpa pencatatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan risiko keuangan keluarga melalui pelatihan Metode Kakeibo, teknik pembukuan rumah tangga tradisional Jepang berbasis pencatatan manual dan pengeluaran yang bijaksana. Program dilaksanakan di empat desa pada Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan dengan melibatkan 160 ibu rumah tangga (40 peserta per wilayah). Metode yang digunakan adalah Community-Based Research (CBR) adaptif melalui analisis kebutuhan, pelatihan interaktif, simulasi Kakeibo dan strategi amplop, serta pendampingan selama 30 hari. Hasil pra-tes dan pasca-tes menunjukkan peningkatan literasi keuangan dari 34% menjadi 87%. Sebanyak 78% peserta juga berhasil menabung 15–25% dari pengeluaran bulanan untuk dana darurat. Program ini membuktikan Metode Kakeibo efektif, relevan, dan mudah diterapkan di pedesaan karena tidak bergantung pada teknologi digital, serta layak direplikasi oleh kader PKK untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Copyrights © 2026