Kejadian ketuban pecah dini di RSU Srikandi IBI Jember pada tiga tahun terakhir mengalami penurunan, namun selalu menjadi 10 besar penyakit rawat inap di RSU Srikandi IBI Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko ketuban pecah dini berdasarkan paritas, umur, riwayat KPD, riwayat infeksi genitalia, usia kehamilan, pekerjaan, dan distensi uterus berdasarkan rekam medis rawat inap di RSU Srikandi IBI Jember Tahun 2023. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan simple random sampling dengan sampel penelitian terdiri dari 168 sampel kelompok terpapar dan 168 sampel kelompok tidak terpapar. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan variabel paritas (p value = 1,000), umur (p value = 0,342), riwayat KPD (p value = 0,000), riwayat infeksi genitalia (p value = 1,000), usia kehamilan (p value = 0,677), pekerjaan (p value = 0,749), distensi uterus (p value = 0,005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor riwayat KPD dan distensi uterus dengan kejadian ketuban pecah dini. Penelitian ini dapat digunakan sebagai deteksi dan antisipasi dini untuk meminimalisir terjadinya ketuban pecah dini.
Copyrights © 2025