Penyusutan dan pemusnahan telah dilaksanakan di Puskesmas Pandian, akan tetapi pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturan Depkes (2006), rekam medis inaktif tidak disimpan di rak atau ruang terpisah khusus rekam medis inaktif dan tidak memikrofilm berkas inaktif yang mempunyai nilai guna. Tujuan penelitian untuk menganalisis penyebab permasalahan pada pelaksanaan penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Pandian. Jenis penelitian yaitu kualitatif. Subjek penelitian yaitu 1 kepala rekam medis dan 3 petugas rekam medis. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian permasalahan pada penyusutan dan pemusnahan rekam medis inaktif yaitu kualifikasi pendidikan tidak sesuai standart, petugas belum pernah mengikuti pelatihan dan seminar, tidak tersedianya alat scanner untuk penggandaan rekam medis yang mempunyai nilai guna, tersedianya komputer sebagai alat penyimpanan rekam medis yang masih bernilai guna dalam bentuk pdf, tidak terdapat SOP penyusutan dan pemusnahan berkas inaktif.
Copyrights © 2025