Penelitian ini mengkaji manajemen perawatan preventif dan kuratif inventaris hadroh di MTsN 8 Sleman Yogyakarta. Penelitian ini berangkat dari permasalahan depresiasi aset pada fasilitas seni keagamaan yang disebabkan oleh keterbatasan sistem pemeliharaan, keterbatasan anggaran, serta belum adanya monitoring inventaris yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemeliharaan yang diterapkan dalam menjaga keberfungsian instrumen hadroh sebagai fasilitas ekstrakurikuler keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan wakil kepala bidang sarana dan prasarana, pembina ekstrakurikuler hadroh, serta siswa anggota tim hadroh. Hasil penelitian menunjukkan adanya model hybrid maintenance, yaitu sistem pemeliharaan yang mengintegrasikan kontrol preventif, respons kuratif, partisipasi pengguna dalam perawatan alat, serta penganggaran adaptif berbasis prioritas kerusakan. Model ini berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan fungsi instrumen hadroh sekaligus memperkuat tanggung jawab kolektif dan budaya religius di lingkungan madrasah
Copyrights © 2026