Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan spiritual guru pada lembaga pendidikan Islam, serta pemberian motivasi dan pendampingan yang mendorong guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menelaah berbagai jurnal ilmiah nasional terindeks SINTA pada periode 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai supervisor, manajer, dan pemimpin yang sangat menentukan kualitas kompetensi guru. Kebijakan peningkatan kompetensi pedagogik dilaksanakan melalui supervisi akademik yang terencana dan berkelanjutan, program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), serta Penilaian Kinerja Guru (PKG). Adapun peningkatan kompetensi spiritual dilakukan melalui pembinaan keagamaan rutin, keteladanan kepala sekolah, penguatan budaya sekolah Islami, dan internalisasi motivasi kerja berbasis nilai ibadah. Kedua dimensi kompetensi ini perlu dikembangkan secara sinergis dan berkelanjutan guna mewujudkan guru yang tidak hanya profesional secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia.
Copyrights © 2026