Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menghafal Juz 30 dengan kecerdasan spiritual siswa kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menumbuhkan kecerdasan spiritual siswa melalui kegiatan keagamaan, khususnya kebiasaan menghafal Al-Qur’an sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasi. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa Kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert yang dikembangkan berdasarkan indikator kebiasaan menghafal Juz 30 dan kecerdasan spiritual siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product-Moment untuk menentukan hubungan antara variabel X dan variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menghafal Juz 30 berkontribusi positif terhadap perkembangan kecerdasan spiritual siswa. Siswa yang terbiasa menghafal Al-Qur’an secara teratur menunjukkan perilaku yang lebih disiplin, memiliki rasa pengabdian keagamaan yang lebih kuat, bersikap sopan, dan menunjukkan tingkat kepedulian sosial yang lebih tinggi. Selain itu, menghafal Al-Qur’an juga membantu para siswa mencapai ketenangan batin dan meningkatkan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan menghafal Juz 30 memberikan dampak positif terhadap kecerdasan spiritual para siswa Kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang.
Copyrights © 2026