Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Metode Ummi Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di SDIT Nurul Imam 1 Karawang Niya Marotul Baroroh; Dede Ajeng Arini; Asep Supriatna
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa tingkat 5 di SDIT Nurul Imam 1 Karawang Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi pada peserta didik, diantaranya: kurangnya kemampuan dalam meningkatkan bacaan, penghayatan, pengamalan dan kurangnya efektifitas metode pembelajaran Al- Qur’an di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode ummi di sekolah SDIT Nurul Imam 1 Karawang berjalan dengan baik dan sudah sesuai dengan manajemen mutu dari ummi foundation. Penerapan metode ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Nurul Imam 1 Karawang sudah mengikuti standar minimal yang dimiliki oleh sistem Ummi Foundation, pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Nurul Imam 1 Karawang sudah terlaksana dengan baik, hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator-indikator pembelajaran Al-Qur’an yang ada di SDIT Nurul Imam 1 Karawang, penerapan metode ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Nurul Imam 1 Karawang sudah diterapkan dengan baik, hal ini bisa dilihat dari dampak atau pengaruh pencapaian kemampuan membaca Al-Qur’an Peserta didik, seperti peserta didik sudah bisa naik jilid dengan waktu yang tepat, kemudian dari bacaan Al-Qur’an juga peserta didik sudah bagus dan sebagian besar dari mereka sudah mengerti dan bisa memahami bacaan Al-Qur’an dengan tajwid serta pengucapan huruf yang baik.
Hubungan Pembiasaan Tahfidz Juz 30 Terhadap Kecerdasan Spiritual Siswa Di Kelas 5 MIS Nurul Falah Majalaya Karawang Esya Nurul Qur’ani; Vina Febiani Musyadad; Asep Supriatna
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menghafal Juz 30 dengan kecerdasan spiritual siswa kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menumbuhkan kecerdasan spiritual siswa melalui kegiatan keagamaan, khususnya kebiasaan menghafal Al-Qur’an sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasi. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa Kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert yang dikembangkan berdasarkan indikator kebiasaan menghafal Juz 30 dan kecerdasan spiritual siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product-Moment untuk menentukan hubungan antara variabel X dan variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menghafal Juz 30 berkontribusi positif terhadap perkembangan kecerdasan spiritual siswa. Siswa yang terbiasa menghafal Al-Qur’an secara teratur menunjukkan perilaku yang lebih disiplin, memiliki rasa pengabdian keagamaan yang lebih kuat, bersikap sopan, dan menunjukkan tingkat kepedulian sosial yang lebih tinggi. Selain itu, menghafal Al-Qur’an juga membantu para siswa mencapai ketenangan batin dan meningkatkan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan menghafal Juz 30 memberikan dampak positif terhadap kecerdasan spiritual para siswa Kelas 5 di MIS Nurul Falah Majalaya Karawang.
Efektivitas Model Talking Stick Berbasis Teknik Bernyanyi Terhadap Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Siswa Kelas V MI Tarbiyatul Athfal Zulfani Rahman; Vina Febiani Musyadad; Asep Supriatna
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.90

Abstract

Rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Talking stick berbasis teknik bernyanyi terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas 21 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan kosakata bahasa Arab yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji t sampel berpasangan (paired sample t-test), dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 6,52 pada pretest menjadi 8,95 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh skor sebesar 0,29 yang termasuk kategori rendah. Meskipun demikian, penerapan model Talking stick berbasis teknik bernyanyi terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa. Model pembelajaran ini juga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, model Talking stick berbasis teknik bernyanyi dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk mendukung peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa Madrasah Ibtidaiyah.
PENGUATAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA ISLAMI UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH UNGGUL BERBASIS IMAN DAN TAQWA Marwah Triyati; Agus; Diah Widiawati; Asep Supriatna; Warsali
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1080

Abstract

Peningkatan kualitas manajemen sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan sekolah unggul yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan nilai spiritual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menjawab permasalahan lemahnya manajemen berbasis nilai Islami di SMK Rismatek Kecamatan Jayakerta. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menerapkan manajemen Islami untuk membangun budaya sekolah yang unggul berbasis iman dan takwa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan menekankan keterlibatan aktif komunitas sekolah dalam setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Rangkaian kegiatan meliputi workshop, pelatihan, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta simulasi praktik manajemen Islami. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap manajemen Islami, munculnya forum komunikasi guru Islami sebagai pranata baru, serta lahirnya kepemimpinan lokal yang memperkuat iklim kolaboratif. Selain itu, terdapat perubahan perilaku guru dalam menjalankan tugas secara profesional sekaligus spiritual, yang berimplikasi pada meningkatnya kesadaran kolektif untuk menjadikan sekolah lebih unggul. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya penguatan keberlanjutan forum komunikasi guru serta integrasi modul manajemen Islami ke dalam kebijakan sekolah agar transformasi sosial dapat terus berkembang. Dengan demikian, pengabdian ini mampu memberi kontribusi nyata bagi pengembangan model manajemen SDM Islami yang relevan dan aplikatif.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL-BASED EDUCATIONAL MANAGEMENT TO IMPROVE STUDENT DISCIPLINE AND INDEPENDENCE Asep Supriatna; Warsali Warsali; Saepudin Saepudin; Susilawati Susilawati; Agus Jaenal
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2316

Abstract

Islamic boarding school-based educational management is a relevant character development model in facing the challenges of moral degradation and low student independence in the modern era. This study aims to analyze the implementation of Islamic boarding school-based educational management at SMPIT Manbaul Ulum in improving student discipline and independence. The research approach used is a qualitative case study. Data were obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, which were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that the implementation of Islamic boarding school-based educational management is carried out through the integration of religious values in all school activities, consistent regulation of discipline, habituation of congregational worship, and strengthening student personal responsibility through independence programs. Student discipline is increased through structured supervision and positive behavioral habits, while independence grows through assignments that encourage self-management and independent decision-making. These findings prove that the Islamic boarding school-based educational management model is effective in shaping students' disciplined and independent character. The implications of this study indicate that the Islamic boarding school-based approach can be an alternative educational management strategy that focuses not only on academic achievement, but also on character development.
CHROMEBOOK INTEGRATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING TO STRENGTHEN STUDENTS' DIGITAL LITERACY AND RELIGIOUS CHARACTER Mochamad Galih Dikapusti Gunawan; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Agus Agus; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2337

Abstract

The development of digital technology in education demands the integration of learning tools that not only enhance cognitive competence but also shape students' character. In the context of Islamic Religious Education, the use of digital devices needs to be directed to align with the strengthening of digital literacy and religious values. This study aims to analyze the integration of Chromebooks in Islamic Religious Education learning and its contribution to strengthening digital literacy and the religious character of students at Marga Mulya II Elementary School, North Bekasi. The study used a qualitative approach with a case study. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Then, they were analyzed using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Chromebook integration was implemented in a structured manner through digital-based learning planning, interactive activities, and controlled online evaluation. Students' digital literacy developed through the habit of using devices in an orderly and responsible manner. At the same time, religious character traits such as honesty, discipline, and responsibility were internalized through the association of technology use with religious values. These findings confirm that technology can be a medium for developing digital competency and character when managed through appropriate pedagogical design. This research has implications for the importance of developing technology-based, integrative, and values-oriented Islamic Religious Education learning models in elementary schools.
CONSTRUCTION OF STUDENTS' HISTORICAL LITERACY THROUGH ISLAMIC CULTURAL HISTORY LEARNING BASED ON DIGITAL ANIMATION VIDEOS Novita Anggraeni; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Dedeh Kurniasih; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2342

Abstract

The development of digital technology in education is driving the transformation of history learning from a textual approach to a visual and interactive approach. In the context of Islamic education, learning Islamic Cultural History (ISHC) requires strategies that can build students' historical literacy reflectively and contextually. This study aims to describe and analyze the process of constructing students' historical literacy through digital animated video-based ISHC learning at Madrasah Aliyah Fathanul Burhan, Tempuran District. This research used a qualitative approach with a case study approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed using an interactive model through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that the use of digital animated video integrated into the learning design fosters chronological understanding, causal analysis skills, and active student engagement in reflective discussions. The teacher's role as a facilitator is a key factor in guiding students' interpretation of visual content, ensuring a systematic process of meaning construction. The implications of this research emphasize the importance of integrating digital pedagogy and dialogic facilitation in strengthening historical literacy in madrasas, as well as contributing to the development of SKI learning practices that are adaptive to the digital era.
REACTUALIZATION OF ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES IN THE TRANSFORMATION OF THE LEARNING CLIMATE IN THE DIGITAL ERA Rohaedah Rohaedah; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Irena Laras; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2343

Abstract

The digital transformation in education presents both challenges and opportunities for Islamic educational institutions in maintaining their value orientation amidst changes in media and learning interaction patterns. These changes require efforts to reactualize Islamic educational values to remain relevant and operational in creating an effective and character-based learning climate. This study aims to analyze the process of reactualization of Islamic educational values in the transformation of the learning climate in the digital era at Madrasah Ibidaiyah Al Umm. The study used a qualitative approach with a case study. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data were then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that value reactualization occurs through three main patterns: the integration of values into digital learning planning, the establishment of an etiquette-based classroom culture in online interactions, and teacher role models in digital communication ethics. Technological transformation is interpreted as a medium for strengthening character, not simply an innovation in learning tools. The resulting learning climate demonstrates consistency between madrasah policies, pedagogical practices, and classroom culture. The implications of this research emphasize the importance of values-based digital learning design as a foundation for character building in madrasahs, while also providing a conceptual contribution to the development of contextual Islamic education in the digital era.
TEACHER STRATEGIES IN MANAGING STUDENTS' DIGITAL PREFERENCES TO STRENGTHEN AL-QURAN LITERACY Yeti Nurdiningsih; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Dedeh Kurniasih; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2346

Abstract

The development of digital technology has influenced the learning preferences of students at the elementary level, including in the context of Islamic education. Intensive use of gadgets presents both challenges and opportunities in strengthening Quranic literacy. This study aims to analyze and describe teachers' strategies in managing students' digital preferences to strengthen Quranic literacy at Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Majalaya - Karawang. The study used a qualitative approach with a case study type. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teachers' strategies are implemented through three main approaches: digital media integration in Quranic learning, literacy habits based on school culture, and collaboration with parents in supervising gadget use. Teachers direct the use of Quranic applications and audio-visual media in a controlled manner so that students' digital preferences are shifted to educational activities. The culture of morning literacy and intensive communication with parents strengthens the continuity of strategies at school and at home. The implications of this research emphasize the importance of redefining the role of teachers as adaptive and contextual managers of digital preferences in Islamic education. These findings contribute to the development of Qur'anic pedagogical practices that are responsive to the dynamics of the digital era.
IMPLEMENTATION OF CHILD-FRIENDLY EDUCATIONAL MANAGEMENT TO DEVELOP INDEPENDENCE AND STUDENT CREATIVITY Asep Supriatna; Agus Jaenal; Cindy Febrianthy; Saepudin; Susilawati
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Juni 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v2i1.2315

Abstract

Student independence and creativity are two important aspects in educational development that need to be developed to prepare students to face future challenges. These two aspects can develop well through the implementation of child-friendly educational management, which creates an environment that supports active learning and character development. This research aims to determine the impact of implementing child-friendly education management on student independence and creativity at Integrated Islamic Elementary School (SDIT) Buah Hati. This research uses quantitative methods with descriptive research design. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires and interviews with students and teachers. The data sources for this research are fifth grade students and teachers at SDIT Buah Hati. The collected data was analyzed using descriptive statistical techniques to describe current conditions. The research results showed a significant increase in the aspects of independence, creativity, time discipline, ability to work together, and students' self-confidence after implementing child-friendly education management. Student independence increased by 20%, creativity increased by 20%, and time discipline and the ability to work together also showed significant improvements. The implication of this research is that the implementation of child-friendly educational management is effective in increasing student independence and creativity. Therefore, schools are expected to implement child-friendly principles in every aspect of learning to support maximum student development.