Tekstual
Vol 24 No 1 (2026): Tekstual: Humaniora

Pengelolaan Tinggalan Arkeologi Bawah Air di Maluku Utara: Studi Kasus Bangkai Pesawat Bristol Beaufort

Dwi Sumaiyyah Makmur (Universitas Khairun, Indonesia)
Asti Ayuningsih (Universitas Khairun, Indonesia)
Zulhajnie Wildayanti Limpas (Universitas Khairun, Indonesia)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Tinggalan arkeologi bawah air di Maluku Utara merupakan bagian penting dari sumber daya budaya maritim Indonesia, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan inventarisasi, lemahnya pengawasan dan belum optimalnya pelindungan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan permasalahan pengelolaan tinggalan arkeologi bawah air melalui studi kasus bangkai pesawat Bristol Beaufort di Pulau Morotai. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap literatur ilmiah, dokumen kebijakan dan regulasi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan tinggalan arkeologi bawah air memerlukan model terpadu berbasis Culture Resource Management (CRM) yang mencakup inventarisasi dan dokumentasi, pelindungan hukum, pelibatan masyarakat, pemanfaatan berbasis edukasi serta monitoring berkelanjutan. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi prinsip CRM dengan karakteristik tinggalan arkeologi bawah air di Maluku Utara sebagai dasar pengelolaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tekstual

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Tekstual - an open access and peer-reviewed journal published biannually (mid year and year end) by Faculty of Cultural Sciences, Universitas Khairun - is a journal on Interdisciplinary Studies in Humanities: Linguistics, Literature, Language Teaching, Language Assessment, Language Policy and ...