Tekstual
Vol 24 No 1 (2026): Tekstual: Humaniora

Makna Budaya dalam Tradisi Posuo (Turun Jujaru) pada Masyarakat Buton di Desa Gandasuli: Kajian Antropolinguistik

Ikmal Muhammad (Universitas Khairun, Ternate, Indonesia)
Nursastri Nurdin (Universitas Khairun, Ternate, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Tradisi Posuo atau Turun Jujaru merupakan salah satu upacara adat masyarakat Buton yang menandai peralihan status perempuan dari masa remaja menuju kedewasaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna budaya yang terkandung dalam proses dan atribut upacara Posuo pada masyarakat Buton di Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Posuo menggunakan sebelas atribut dan bahan utama, yaitu lulur kunyit dan beras, pencukuran alis, parang, kapak, telur, kelapa, jagung, pinang, enam bentuk ketupat, serta daun laka atau hena. Atribut dan bahan tersebut mengandung makna budaya yang berkaitan dengan kecantikan, kesucian, perlindungan, keharmonisan rumah tangga, keseimbangan religius-kosmologis, jodoh, dan masa depan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa Posuo tidak hanya berfungsi sebagai upacara adat, tetapi juga sebagai sistem simbol budaya yang merepresentasikan nilai sosial, spiritual, dan identitas masyarakat Buton di Desa Gandasuli.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tekstual

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Tekstual - an open access and peer-reviewed journal published biannually (mid year and year end) by Faculty of Cultural Sciences, Universitas Khairun - is a journal on Interdisciplinary Studies in Humanities: Linguistics, Literature, Language Teaching, Language Assessment, Language Policy and ...