Peningkatan jumlah populasi lansia menjadi tantangan dalam bidang kesehatan karena proses penuaan dapat menyebabkan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Konsep healthy aging menjadi salah satu pendekatan penting untuk membantu lansia mempertahankan kemampuan fungsional, kemandirian, dan kualitas hidup yang optimal. Berbagai faktor seperti aktivitas fisik, status kesehatan, dukungan sosial, pola hidup, serta kondisi psikologis dapat memengaruhi keberhasilan proses penuaan sehat pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan healthy aging pada lansia di komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan metode cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 lansia yang berada di komunitas dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner healthy aging, aktivitas fisik, dukungan sosial, gaya hidup, dan status kesehatan lansia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik, dukungan sosial, dan kondisi kesehatan dengan penerapan healthy aging pada lansia (p < 0,05). Lansia yang aktif secara fisik, mendapatkan dukungan sosial yang baik, dan memiliki kondisi kesehatan yang lebih optimal cenderung memiliki kemampuan healthy aging yang lebih baik.
Copyrights © 2026