Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)

Model Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Dan Perilaku Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender

Cakrawati R Cakrawati R (Poltekkes Ummi Khasanah)
Natalia Debi Subani (Poltekkes Kemenkes Kupang)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Gender-based violence is a public health issue affecting physical, psychological, social, and reproductive health outcomes. Prevention efforts require not only legal interventions but also improvements in reproductive health knowledge and understanding of gender equality.This study aimed to analyze the relationship between reproductive health knowledge, gender equality, and prevention behavior toward gender-based violence.This study used a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 100 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires measuring reproductive health knowledge, gender equality attitudes, and gender-based violence prevention behaviors. Data were analyzed using Chi-Square tests and logistic regression analysis.The results showed that 68% of respondents had good reproductive health knowledge, 65% demonstrated positive gender equality attitudes, and 62% showed good prevention behaviors. There were significant relationships between reproductive health knowledge and prevention behavior (p=0.002), as well as between gender equality attitudes and prevention behavior (p=0.001).Reproductive health knowledge and gender equality awareness are associated with better prevention behaviors toward gender-based violence. Strengthening reproductive health education and gender equality programs is important for preventing gender-based violence. Keywords: Reproductive Health, Gender Equality, Gender-Based Violence, Prevention, Behavior ABSTRAK Kekerasan berbasis gender merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap fisik, psikologis, sosial, dan kesehatan reproduksi korban. Upaya pencegahan kekerasan berbasis gender tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan pemahaman mengenai kesetaraan gender dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, dan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap kesetaraan gender, dan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang baik, 65% memiliki pemahaman kesetaraan gender yang positif, dan 62% memiliki perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender yang baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender (p=0,002) serta antara kesetaraan gender dengan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender (p=0,001). Pengetahuan kesehatan reproduksi dan pemahaman kesetaraan gender berhubungan dengan peningkatan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Pendidikan kesehatan reproduksi dan penguatan nilai kesetaraan gender perlu ditingkatkan sebagai strategi pencegahan kekerasan. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan, Perilaku

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Barongko

Publisher

Subject

Education Engineering Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan (BaJIK) adalah jurnal peer-review nasional yang diterbitkan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ...