Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digitalisasi sektor pertanian, khususnya pada penggunaan aplikasi pencatatan keuangan oleh petani muda guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha tani. Topik ini sangat krusial karena pencatatan keuangan manual berisiko tinggi terhadap kehilangan data dan laporan yang tidak teratur, sementara teknologi digital dapat memperbaiki tata kelola arus kas serta memfasilitasi akses ke layanan keuangan formal. Penelitian ini mengisi celah penelitian yang masih terbatas mengenai analisis spesifik adopsi aplikasi keuangan oleh petani muda, di mana kajian terdahulu umumnya lebih berfokus pada aspek teknis digitalisasi secara umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyintesis temuan dari jurnal ilmiah pada basis data seperti Google Scholar dan Scopus dalam rentang waktu 2016-2026. Hasil dari penelitian ini adalah Keberhasilan adopsi teknologi dipengaruhi oleh interaksi faktor kemudahan fitur aplikasi, literasi digital, pendampingan berkelanjutan, serta karakteristik sosial budaya yang secara kolektif meningkatkan efisiensi manajemen usaha tani. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sinergi antara aplikasi yang adaptif dan pendampingan intensif dari penyuluh sangat penting untuk merubah perilaku petani muda dalam mengelola keuangan. Implikasinya adalah perlunya perancangan program pelatihan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan yang dirancang khusus sesuai karakteristik generasi muda pertanian.
Copyrights © 2026