Mabasan
Vol. 20 No. 1 (2026): Mabasan 20 (1)

SYAIR PENGONTROL PEREMPUAN BIMA: WACANA SEBAGAI PRAKTIK IDEOLOGI PATRIARKI

Rahmin Meilani Putri (Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

Masyarakat Bima memiliki syair yang dikhususkan bagi perempuan Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mengabstraksikan muatan dalam syair tersebut yang dianggap sebagai suatu wacana yang berupaya melaksanakan praktik ideologi patriarki. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran pustaka, penyimakan, dan pencatatan data-data yang relevan. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan data-data yang diperoleh sesuai dengan konsep teori analisis wacana Teun A van Dijk. Hasil dalam penelitian ini menemukan empat poin utama pengimplementasian ideologi patriarki melalui wacana. Pertama, wacana sebagai percakapan yang dilontarkan dalam keluarga sebagai petuah para orang tua bagi anak-anak perempuan mereka. Kedua, lingkungan sosial dapat menjadi ruang bagi wacana berperan dalam praktik sosialnya. Ketiga, rekognisi sosial terhadap syair perempuan Bima dapat diperoleh melalui proses percakapan dan praktik sosialnya di masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada perempuan mengapa muatan isi syair begitu dianjurkan bagi mereka. Keempat, pembeberan bahwa upaya-upaya tersebut merupakan suatu bentuk praktik ideologi patriarki dalam masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MABASAN

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

MABASAN is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. The scope of MABASAN includes linguistics, applied linguistics, interdisciplinary linguistics studies, theoretical literary studies, interdisciplinary literary studies, literature ...