Proses pembelajaran geografi yang masih berpusat pada guru berimplikasi pada rendahnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada materi dinamika hidrosfer di kelas X SMA Negeri 13 Samarinda serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan mengungkapkan bahwasanya implementasi PjBL berjalan sesuai tahapan pembelajaran, meliputi penentuan pertanyaan mendasar perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan pemantauan proyek, presentasi hasil proyek, serta evaluasi pembelajaran. Materi dinamika hidrosfer yang kontekstual dan berkaitan dengan realitas sehari-hari mendukung penerapan PjBL, sebab memudahkan peserta didik menghubungkan konsep pembelajaran dengan fenomena nyata. Faktor pendukungnya meliputi motivasi belajar peserta didik, kerja sama kelompok, sarana prasarana yang memadai, dan pengetahuan awal peserta didik. Adapun kendala yang ditemukan yaitu keterbatasan waktu, kondisi pembelajaran pada jam siang, dan kurang aktifnya beberapa peserta didik dalam kelompok diskusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwasanya penerapan PjBL dapat menciptakan pembelajaran geografi yang lebih kontekstual, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta mendukung interaksi dan kerja sama dalam kegiatan proyek.
Copyrights © 2026