Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu wilayah yang menjadi risiko banjir sehingga diperlukan upaya mitigasi berbasis sistem peringatan dini Early Warning System (EWS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mitigasi berbasis EWS dalam meningkatkan kesiapsiagaan relawan dan masyarakat serta mengkaji efektivitas penerapannya dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 97 responden, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EWS berperan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, dengan 85% responden menilai EWS membantu meningkatkan kesiapan menghadapi banjir. Tingkat kesiapsiagaan relawan dan masyarakat mencapai 70% dalam kategori siap. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan mekanisme EWS masih terbatas dengan nilai 41%. Oleh karena itu, diperlukan upaya literasi melalui pengembangan buku panduan mitigasi bencana berbasis EWS sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan relawan dan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026