Studi ini bertujuan untuk membandingkan kualitas demokrasi di Indonesia dan Jepang, dengan fokus pada peran stabilitas politik dan administrasi pemerintahan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dari berbagai sumber akademis dan laporan dari organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kualitas demokrasi antara kedua negara bukan karena satu negara memiliki institusi demokrasi dan negara lain tidak, melainkan karena institusi di masing -masing negara memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengelola kekuasaan. Indonesia memiliki partisipasi politik yang tinggi dan pemilihan yang kompetitif, tetapi belum mampu menciptakan stabilitas politik dan tata kelola yang efektif, sehingga demokrasi cenderung lebih berfokus pada mengikuti prosedur daripada perubahan nyata. Di sisi lain, Jepang menunjukkan tingkat stabilitas politik yang tingg, didukung oleh institusi yang kuat, supremasi hukum yang konsisten, dan manajemen pemerintahan yang efektif, yang mengarah pada demokrasi yang lebih bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas demokrasi lebih bergantung pada seberapa baik pemerintah bekerja dan kekuatan Kualitas demokrasi di Indonesia lebih bergantung pada institusi-institusinya daripada seberapa kompetitifnya kancah politik.
Copyrights © 2026