Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Balita Usia 36-59 Bulan Di Bimba Star Kids Jakarta Timur Tahun 2025

Samsiyah (Mahasiswa Prodi Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Revinel (Dosen program studi S1 Kebidanan, fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Meli Deviana (Dosen program studi S1 Kebidanan, fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2026

Abstract

Background: Delayed toddler growth and development remains a critical public health challenge in Indonesia, with a prevalence rate of approximately 30% in 2022. Risk factors such as history of Low Birth Weight (LBW), nutritional status, and maternal knowledge are suspected to play significant roles. Objective: This study aims to examine the relationship between BBLR history, nutritional status, and maternal knowledge level with the development of children aged 36-59 months. Methods: This quantitative research employed a cross-sectional design involving 80 respondents selected through total sampling at Bimba Star Kids in East Jakarta in 2025. Data were collected using questionnaires and KPSP instruments, then analyzed using Chi-Square test. Results: There was a significant association between LBW history and child development (p=0.008), but no significant correlation was found for nutritional status (p=0.551) or maternal knowledge (p=0.887). Conclusion: BBLR history is a critical risk factor for developmental delays, emphasizing the need for early screening and specific interventions to mitigate its impacts. Keywords: development, nutritional status, knowledge, KPSP.   Abstrak Latar Belakang: Masalah keterlambatan tumbuh kembang balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan angka kejadian sekitar 30% pada tahun 2022. Faktor risiko seperti riwayat Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), status gizi, dan pemahaman ibu diduga berperan penting. Tujuan: Studi ini bertujuan mengkaji hubungan antara riwayat BBLR, status gizi, serta tingkat pengetahuan ibu terhadap perkembangan anak usia 36–59 bulan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 80 responden yang dipilih melalui total sampling di Bimba Star Kids Jakarta Timur tahun 2025. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan instrumen KPSP, dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara riwayat BBLR dan perkembangan anak (p value = 0,008), tetapi tidak ditemukan korelasi bermakna pada status gizi (p value = 0,551) maupun pengetahuan ibu (p value = 0,887). Kesimpulan: Riwayat BBLR merupakan faktor risiko kritis bagi keterlambatan perkembangan, sehingga diperlukan skrining dini dan intervensi spesifik untuk mitigasi dampaknya. Kata kunci: perkembangan, BBLR, status gizi, pengetahuan, KPSP.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, ...