Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu infeksi nosokomial utama di unit perawatan intensif yang berkontribusi terhadap peningkatan mortalitas, lama rawat inap, dan biaya kesehatan. Pembentukan biofilm pada permukaan Endotracheal Tube (ETT) diketahui berperan penting dalam patogenesis VAP serta meningkatkan Multidrug Resistance (MDR). Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fenotipik biofilm pada ETT dan hubungannya dengan MDR pada pasien VAP. Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan pedoman PRISMA dengan pencarian pada database PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk periode 2021–2026. Sebanyak 42 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa biofilm terbentuk dalam 24–48 jam setelah intubasi dan memiliki karakteristik fenotipik berupa peningkatan densitas, ketebalan, serta kompleksitas matriks ekstraseluler yang berkontribusi terhadap peningkatan resistensi antibiotik. Biofilm juga memfasilitasi pertukaran gen resistensi antar mikroorganisme, sehingga mempercepat perkembangan MDR. Temuan ini menegaskan bahwa biofilm pada ETT merupakan faktor kunci dalam patogenesis VAP dan kegagalan terapi antibiotik. Oleh karena itu, pendekatan berbasis biofilm diperlukan dalam strategi pencegahan dan tata laksana VAP untuk meningkatkan luaran klinis pasien.
Copyrights © 2026