Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa UPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai dampak penggunaan styrofoam terhadap kesehatan dan lingkungan. Meskipun demikian, penggunaan styrofoam masih cukup tinggi karena faktor kepraktisan, kemudahan akses, harga yang relatif murah, serta keterbatasan alternatif kemasan yang tersedia di lingkungan kampus. Selain itu, mayoritas responden menunjukkan sikap yang kurang mendukung penggunaan styrofoam dan menyatakan kesediaan untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Kemasan kertas food grade dan wadah baja tahan karat merupakan alternatif yang paling banyak dipilih oleh responden. Temuan penelitian menunjukkan perlunya upaya pengurangan penggunaan styrofoam melalui peningkatan edukasi, penyediaan alternatif kemasan yang ramah lingkungan, serta penerapan kebijakan kampus yang mendukung kebijakan green campus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan kemasan makanan yang lebih berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026