Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian alam melalui pengelolaan sumber bahan baku pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan program skala nasional ini membutuhkan pasokan pangan yang masif, sehingga berpotensi memicu degradasi lingkungan jika tidak mengedepankan prinsip keberlanjutan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis dokumen kebijakan dan laporan akademis terkait ketahanan pangan. Hasil telaah menunjukkan bahwa pemerintah dapat meminimalisasi dampak ekologis melalui tiga langkah strategis: pengutamaan rantai pasok pangan lokal untuk mereduksi emisi karbon transportasi, penerapan sistem pertanian organik guna mencegah degradasi tanah, dan pengelolaan limbah makanan melalui sistem pengomposan terpadu. Lebih lanjut, analisis menyoroti perlunya mitigasi terhadap kendala implementasi, seperti disparitas kapasitas produksi petani lokal dan tantangan infrastruktur pengelolaan limbah. Kesimpulannya, program MBG dapat berjalan selaras dengan pelestarian ekologi apabila didukung oleh regulasi yang mengintegrasikan efisiensi anggaran dengan daya dukung lingkungan.
Copyrights © 2026