Kurikulum dalam pendidikan Islam merupakan instrumen strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai rencana pembelajaran, tetapi juga sebagai jalan terang (manhaj) untuk mengintegrasikan potensi intelektual dan spiritual peserta didik. Kajian ini menunjukkan bahwa hakikat kurikulum pendidikan Islam melampaui sekadar transfer pengetahuan kognitif, melainkan sebuah sistem komprehensif yang menghapus dikotomi antara ilmu dunia dan akhirat berdasarkan landasan teologis QS. Al-Qashash ayat 77. Operasionalisasi kurikulum ini dibangun di atas lima landasan utama, yaitu landasan religius, filosofis, psikologis, sosial, dan organisatoris, guna memastikan relevansi materi dengan ajaran wahyu serta perkembangan zaman. Tujuan akhir dari konstruksi kurikulum ini adalah melahirkan individu yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak, yang mampu menjalankan peran sebagai hamba Allah sekaligus memberikan kontribusi positif bagi kemaslahatan masyarakat secara holistik.
Copyrights © 2026