Remaja merupakan kelompok usia yang sedang berada dalam masa transisi dan rentan terhadap berbagai tekanan psikologis serta pengalaman traumatis. Salah satu kemampuan penting untuk bertahan dalam situasi sulit tersebut adalah resiliensi. Resiliensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah self-esteem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap resiliensi pada remaja di Kabupaten Karawang. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja berusia 13-21 tahun dengan jumlah partisipan berdasarkan rumus cohen sebanyak 204 orang, terdiri dari 114 laki-laki dan 91 perempuan. Metode penelitian menggunakan kuantitatif, dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu dari Rosenberg Self-Esteem Scale (RSE) yang di adopsi oleh peneliti dan Resilience Quotient Test (RQ Test) yang diadopsi oleh peneliti. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan software SPSS Versi 24.0 for windows 64-bit. hasil analisis data menunjukan bahwa nilai signifikan regresi sederhana dari self-esteem terhadap resiliensi sebesar Sig. 0,000. Koefisien regresi (β = 0,944 ≤ .001). Hasil menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan resiliensi pada remaja dengan koefisisensi determinasi sebesar (R² = 0,891) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-esteem remaja maka semakin tingga pula resiliensinya.
Copyrights © 2026