Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyimpangan akidah seperti syirik, khurafat, tahayul, dan bid’ah dalam akidah terhadap akhlak pribadi dan sosial serta relevansinya dalam pendidikan Islam. Akidah sebagai fondasi utama dalam Islam memiliki peran penting dalam membentuk perilaku dan karakter manusia. Penyimpangan akidah tidak hanya berdampak pada aspek teologis, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis individu serta tatanan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan akidah berdampak pada kerusakan akhlak individu, seperti hilangnya ketenangan jiwa, lemahnya tawakal kepada Allah, serta menurunnya integritas moral. Pada aspek sosial, penyimpangan akidah menyebabkan melemahnya daya pikir kritis, munculnya praktik eksploitasi spiritual, serta potensi disintegrasi sosial. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencegah penyimpangan akidah melalui penguatan tauhid, integrasi akidah dan akhlak dalam kurikulum, serta keteladanan guru. Dengan demikian, terdapat hubungan erat antara kemurnian akidah dan kualitas akhlak dalam pembentukan karakter peserta didik
Copyrights © 2026